Mendengar kata salju, tentu kalian akan teringat
dengan salah satu makanan atau miniman kesukaan kalian yaitu es. Tetapi ingat,
salju berbeda dengan es yang kalian makan itu, karena salju tidak enak dimakan.
Kalian pun akan kesulitan menemukan salju di sekitar kalian. Mengapa? Karena
salju hanya terdapat di daerah beriklim dingin, atau pada puncak gunung yang
tertinggi seperti Jayawijaya dan Fujiyama. Lalu, bagaimana salju bias terjadi?
Awan berisi uap air dan butir-butir es. Jika suhu
udara sangat dingin, uap air di dekat butir es membeku. Akibatnya butir es akan
menjadi lebih berat sehingga akan berjatuhan. Jika udara dingin, maka butir es
akan jatuh tanpa mencair, dan inilah yang dinamakan salju.
Kalian tentu berpikir, mengapa salju bewarna putih
seperti kapas? Cahaya matahari terdiri dari tujuh warna pelangi. Benda yang
menyerap semua warna pelangi akan tampak hitam. Adapun benda yang memantulkan
ketujuh warna itu akan tampak putih. Bila menyentuh salju, cahaya terpantul ke
segala arah sehingga menyebabkan salju tampak putih.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar